Jadilah saya dr subuh sampe malem sampe udah pegel bisa menyelesaikan 3 baju. Yang satu lagi untung yang punya ga marah, masih bisa pakai yang lain. (psstt.. saya punya brand untuk pakaian: numee.... *ngiklan dulu)
Ini dia hasilnya buat kak Sya! & Diandra... they love it \(^^)/
duuhh maaf ya pakai kamera hape dan mendung pula... sebenernya bagus tempatnya. Itu di seberang tempat pernikahan keponakan, back ground nya gunung, banyak pohon, tapi mendung jadi seperti itulah hasilnya. Harap dimaklumi yaa...
Truss.. ini yang punya saya ^_^
From toe to top hasil karya saya semua.... And we proud to wear it
*kecuali ikat pinggang-nya... ngga keliatan juga kan yaaa... :)
Naahh... itu foto saya sudah di pantai aja kaan... Akibat sudah lama tidak menginjak pasir pantai jadi seperti itulah. Lupa foto cantik dengan pakaian baru buatan sendiri.
Si adek juga ikutan langsung nyebuuur ke pantai gpl *gak pake lama... hehehe
Dari Sodong ke Pantai Anyer ini perjalanan kurang lebih masih 1 jam lagi. Kami memilih menginap di Villa Pisita. Villa-nya udah bangunan-bangunan tua gitu, lumayan bagus, banyak pilihan. Ada yang standar hanya 1 kamar, ada yang sampai 3 kamar plus ruang keluarga, dapur dan masing-masing ada terasnya yang menghadap ke jalan akses ke pantai langsung. Pantainya masih bersih, meskipun di weekend lumayan ramai tapi tetap bersih dan bening airnya.
Sayangnya mendung terus menyelimuti langit di sepanjang perjalanan kami sampai di pantai Anyer pun mendung. Tidak ada foto-foto yang bening. Tidak bertemu dengan sunset maupun sunrise keesokan paginya. Tapi pantainya tetap kelihatan indah. Jika tidak mendung, di foto kami itu background nya gunung Krakatau. Masih terlihat dengan kasat mata, pas di foto ternyata tidak tertangkap kamera :)
Di pagi hari, pagi-pagi banget kami sudah kembali ke pantai. Aji mumpung. Mumpung dekat dengan pantai, kita puaskan menikmatinya. Uniknya, di sana sudah ada beberapa orang yang berdiri agak ke tengah laut, bawa tongkat seperti pancing ikan. Awalnya kami pikir mereka sedang memangcing, tetapi kok di pinggir banget kalo mau memancing ikan? Coba lihat orang-orang yang seperti memancing di belakang saya... *tetep narsis dan menduuuung.. x_x
Ternyata eh ternyataa... Orang-orang tersebut sedang mencari gurita kecil. Kami penasaran dan mendekat ke mereka. 'pancingan'nya dengan dikasih kepiting kecil di ujung tongkatnya, kemudian ujung tongkat itu dimasukkan ke air disela-sela karang di gerak-gerakkan untuk memancing gurita mendekat. Ada juga yang mencoba mengikuti gerakan orang yang mencari gurita itu dan dapaaattt.. Ketika diangkat ujung tongkatnya, semua otomatis menjauh bergidik.. hiii...
Itu dia guritanya dipegang si bapak-bapak:
Dan... di bagian tembok luar di depan cottage kami ada sesuatu yang membuat saya pengen foto dengan ekspresi seperti ini (di cottage yang lain tidak ada poster seperti itu):
Truuusss... dari berangkat saya sudah 'ngincer' harusss foto sama my father in law. Look! How cool is his red funky shoes!! ^_^
See? Hehehe...
Sepertinya sudah kepanjangan postingan saya.. See u next time and have a great day yaaa...







No comments:
Post a Comment