Pengalaman sangat menarik dan berharga buat saya, bahwa mempersiapkan diri jadi pemenang ternyata sama pentingnya dengan usaha untuk menjadi pemenang itu sendiri.
Baru-baru ini saya mengikuti fashion design competition, menariknya karena saya mendaftar di ujung-ujung waktu, close to the deadline. Padahal saya tahu sudah sejak lama ada competition itu, namun saya masih belum sreg untuk ikut. Suatu waktu saya sedang diskusi dengan teman-teman, saya bercerita ada fashion design competition, langsung pada ngomporin, "Kamu wajib ikuuutt! Kenapa kamu ngga ikut?"
"Ayo daftar sekarang!"
"Ikut donk, kesempatan bagus ini"
Tapi saya ngeles, "tapi waktunya sudah tinggal sedikit lagi."
"Harus ikut, kamu pasti bisa."
"Ini kesempatan untuk meng-ahli-kan diri, sepuluh ribu design! Ayo ikut!"
Saya tetep ngeles dan mikir, "kalo aku menang gimana?"
Otomatis ngga pake lama langsuungg ditertawakan oleh teman-teman. Saya ikut nyengir, tapi dalam hati saya getir. Beneran saya takut menang, karena konsekuensinya lumayan mengerikan bagi saya. Pemenang harus siap menggelar pameran dagang hasil karyanya di Indonesia sudah pasti dan juga siap pameran di Hongkong Fashion Week. Wow!
Teman-teman saya tipe kompor listrik yang flat model baru tanpa asap dan sudah pasti hooottt itu, jadilah saya tetap dikomporin untuk ikut.
Saya manut, saya mulai mengumpulkan keberanian dan daftar.
Setelah mendapat konfirmasi ternyata persyaratannya puuanjaangg dan lamaaa... Sebagai bagian dari tanggung jawab moral karena sudah mendaftar, saya harus persiapkan itu semua, sedetail-detailnya, seeeepenuh hati. Dan mulai mempersiapkan diri untuk menang. x_x
Persiapan mulai dari pencarian bahan yang akan digunakan, karena hasil design harus melampirkan contoh bahan, sambil mulai membuat sketch di angan-angan bakal seperti apa design pakaian saya yang layak untuk dilombakan nanti.
Satu dua hari lewat baru 2 design saya buat, padahal saya harus punya 10 design! Dan saya harus punya spare waktu untuk pengiriman. Tibalah saat waktu yang saya tentukan sendiri untuk menyelesaikan design tersebut, setengah hari jadi. Lengkap sudah 10 design. Setengah hari saya tidak melihat kanan kiri saya sedang terjadi apa, fokuusss cari ide dan membuat sketch.
Beranjak lega, sebelum mengirim saya cek lagi persyaratan design yang harus dikirim. Alamak! Ternyata lampirannya banyak bangeeettt yang harus saya buat. Saya pikir hanya tema untuk keseluruhan design, kategori warna dan lampiran bahan. Ternyata harus ada tema tiap design, deskripsi design, dan detail perhitungan bisnisnya. Tarik nafas panjaaang,... dan mulai tekun lagi menyiapkan semua persyaratan itu. Sampe malam saya terdiam dan asyik dengan design-design dan uborampe-nya itu. Untung semua mendukung, jadi tidak ada yang protes.. hehehe
Hari itu hari Sabtu, selesainya PR saya itu sudah malam. Masih ada satu hal lagi yang harus saya kejar, pengiriman. Deadline hari Selasa, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Jadi saya hanya punya hari Minggu dan Senin yang harpitnas, cuti bersama versi pemerintah. Hari Minggu sudah pasti tidak ada jasa kurir yang buka, meskipun sudah tau saya tetap telponin satu persatu. Hari Senin besar harapan saya, ternyata susah juga mencari kurir yang buka di harpitnas. Akhirnya menemukan satu kurir yang buka dan bisa memiliki jasa yang dapat mengirimkan di hari libur.
Singkat cerita saya telah mendapat konfirmasi bahwa hasil karya saya sudah diterima panitia. Sampai hari terakhir batas waktu pemberitahuan finalis, saya tidak mendapat kabar. Perut saya mulai mules. Berulang kali saya menghela nafas panjang untuk menenangkan diri. Hari itu berlalu tanpa ada kabar. Saya mulai menata hati untuk mulai 'menerima' bahwa saya tidak menjadi finalis. Benar saja beberapa hari kemudian saya menerima email dari panitia bahwa saya belum bisa menjadi finalis dengan pertimbangan yang berat dsb, dan harapan mereka bahwa saya akan mengikuti competition di waktu yang akan datang.
Saya tersenyum membacanya. Mereka sangat positif memberikan pengumuman tsb. Kecewa iya, saya tersenyum karena saya ingat bahwa dari awal saya memang belum siap jadi pemenang. Meskipun dengan motivasi dari teman-teman yang luar biasa, saya mulai mengubah mind set bahwa saya harus siap dan usaha sepenuh hati, sepenuh waktu dan tenaga sudah saya kerahkan. Meskipun akhirnya belum menjadi pemenang, saya merasa lega, saya mendapat banyak sekali pelajaran dari competition tersebut. Pelajaran teknis maupun pelajaran non teknis, seperti tentang mind set, pentingnya motivasi, usaha keras dan tanggung jawab. Mungkin banyak lagi, tapi saya belum mampu mendefinisikannya :)
Yang jelas hasil karya saya nanti akan segera saya wujudkan, sehingga akan lebih tampak dan berharga hasil daya upaya saya membuat design-design tersebut.
Tunggu tanggal mainnya ^_^
Wednesday, October 30, 2013
Tuesday, October 29, 2013
Inda Fatmasari
Di judul itu nama saya, penuh makna diberikan oleh orang tua saya sebagai do'a dan penuh harapan agar anaknya menjadi orang yang banyak bermanfaat selama hidup di dunia. Banyak makna, banyak cerita dan tetap banyak sekali impian yang ingin diraih :)
Saya jatuh cinta dengan dunia fashion sejak lama, bakat turunan kalo kata orang. Ibu saya, nenek, kakaknya nenek, nenek buyut, semuanya bisa menjahit, bahkan bisa dibilang ahli di jamannya. Kini saya yang sedang merajut mimpi mengembangkan bakat dan hobby turunan ini dan semaksimal usaha mewujudkannya. Saya bisa design, membuat pola sampai mewujudkannya menjadi pakaian sendiri :)
Mau berbagi tips dan belajar bareng tentang fashion? Hayuk, dengan senang hati..
Saya suka sharing, kalo dibilang trainer saya belum pantas disebut trainer. Tapi jika saya diminta berbagi, sharing ilmu, menginspirasi orang lain agar lebih positif, produktif saya sangat suka :)
Sepertinya cukup itu dulu pembuka blog pribadi saya ini.
Semoga saya juga bisa menginspirasi banyak orang melalui tulisan, mungkin juga melalui hasil karya saya nantinya..
Happy reading...
Saya jatuh cinta dengan dunia fashion sejak lama, bakat turunan kalo kata orang. Ibu saya, nenek, kakaknya nenek, nenek buyut, semuanya bisa menjahit, bahkan bisa dibilang ahli di jamannya. Kini saya yang sedang merajut mimpi mengembangkan bakat dan hobby turunan ini dan semaksimal usaha mewujudkannya. Saya bisa design, membuat pola sampai mewujudkannya menjadi pakaian sendiri :)
Mau berbagi tips dan belajar bareng tentang fashion? Hayuk, dengan senang hati..
Saya suka sharing, kalo dibilang trainer saya belum pantas disebut trainer. Tapi jika saya diminta berbagi, sharing ilmu, menginspirasi orang lain agar lebih positif, produktif saya sangat suka :)
Sepertinya cukup itu dulu pembuka blog pribadi saya ini.
Semoga saya juga bisa menginspirasi banyak orang melalui tulisan, mungkin juga melalui hasil karya saya nantinya..
Happy reading...
Subscribe to:
Posts (Atom)